Kajian Teologis tentang Takut akan Tuhan Menurut Amsal 1:7 dan Implikasinya bagi Kehidupan Pelayan Tuhan di Glow Youth Thamrin Residence
Keywords:
Fear of God, Servant of God, Glow Youth Thamrin Residence, Takut Akan Tuhan, Pelayan Tuhan, Glow Youth Thamrin ResidenceAbstract
The book of Proverbs is a good guide for teaching young people especially about “How One Should Live” and what is taught is a text that expresses positive rebukes, warnings and counsels. The book of Proverbs aims to teach people the principles of right behavior. This book of Proverbs is wisdom for living through specific teachings in every life: ignorance, sin, goodness, trouble, poverty, tongue, humility, justice, family, revenge, greed, love, sloth, friends, life, and death. The purpose of this writing is for God's servants at Glow Youth Thamrin Residence to understand the life of fearing God in daily life and church life and how God's life as His people is in accordance with Proverbs 1:7. The research method used is a qualitative method, with an exegesis study approach to the text of Proverbs 1:7, as well as a literature study by reviewing books related to the fear of God. Fear of God is an awareness and awareness of the identity of God's people belongs to God who basically must submit and respect God. Respect for God is the foundation of the life of believers, especially God's servants. So that they do not despise and pay attention to wisdom and upbringing as a step in life that is truly before God.
Abstrak
Kitab Amsal menjadi pegangan yang baik untuk mengajar orang-orang muda khususnya tentang “Bagaimana Orang Harus Hidup” dan yang diajarkan ialah teks yang menyatakan teguran-teguran, peringatan-peringatan dan nasihat-nasihat yang positif. Kitab Amsal memiliki tujuan untuk mengajar orang-orang dalam prinsip-prinsip perilaku yang benar. Kitab Amsal ini adalah hikmat untuk hidup melaui pengajaran khusus dalam setiap persoalan hidup: kebebalan, dosa, kebaikan, kesehatan, kemiskinan, lidah, kesombongan, kerendahan hati, keadilan, keluarga, dendam, perselisihan, keserakahan, kasih, kemalasan, sahabat, kehidupan, dan kematian. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pengertian dan makna teologis terhadap Takut Akan Tuhan dalam Amsal 1:7 agar setiap orang percaya dan pelayan Tuhan pentingnya memahami kehidupan yang takut akan Tuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan pendekatan study eksegese teks Amsal 1:7, serta study literatur dengan mengkaji buku-buku yang berhubungan dengan tentang takut akan Tuhan. Takut akan Tuhan merupakan suatu penghormatan dan kesadaran identitas umat Tuhan adalah milik Tuhan yang pada dasarnya harus tunduk dan hormat akan Tuhan. Penghormatan kepada Tuhan adalah landasan kehidupan orang percaya khususnya pelayan Tuhan. Sehingga tidak menganggap hina dan mengabaikan hikmat serta didikan sebagai langkah kehidupan yang benar dihadapan Tuhan.
References
________________, The Holy Bible, New International Version, Michigan: Zondervan, 2011
Baker, David L., Mari Mengenap Perjanjian Lama, Jakarta: Gunung Mulia, 2004.
Bible Works07. (Diakses pada tanggal 12 Maret 2022, jam 11:13 WIB).
Earle, Ralph, Adam Clarke’s Commentary On The Bible, US Amerika: Beacon Hill Press Of Kansas City, 1967.
Herbert Lockyer, Sr., Illustrated Dictionary Of The Bible, US Amerika: Nelson’s
illustrated Bible Dictionary, 1986.
Hill, Andrew E. dan Walton, John H, Survei Perjanjian Lama, Malang: Yayan
Penerbit Gandum Mas,1996.
Jurnal scholar, Pdt. Anggu Peter,. Integritas Diri Sebagai Karakter Pelayan Tuhan., diakses 30 agustus 2022
Lumoindong, Gilbert,. “33 Modal Pelayanan yang Dahsyat- Tuntunan praktis untuk amsuk dalam pelayanan penuh urapan dan kemuliaan”, Jakarta: GL Ministry, 2019
McElrath, W.N & Billy Mathias, Ensiklopedia Alkitab Praktis, Bandung: Lembaga Literatur Baptis Yayasan Baptis Indonesia, 2012
Sinulingga, Risnawaty, Tafsiran Alkitab: Kitab Amsal Pasal 1-9, Jakarta: Gunung
Mulia, 2015
Stamps, Donald C, Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan “The Full Life Study
Bible” Malang: Gandum Mas, 1996
Stedman, Ray C, ““Pertualangan Menjelajahi Perjanjian Lama, Paduan membaca Alkitab dari Kejadian hingga Maleakhi” Jakarta: PT. Duta Harapan Dunia, 2014
Stevri Indra Lumintang & Danik Astuti Lumintang., Theologia Penelitian & Penelitian Theologis Science – Ascience dan metodologinya, Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2016
Tremper Longman III, Peter Enns, Dictionary og The Old Testament: Wisdom,
Poetry, Us America: Library Of Congress Cataloging, 2008
W.S. LaSor, D.A. Hubburd, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2 Sastra dan
Nubuat, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2007
Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas, Diakses 13 Febuari 2022